(3) Apa urgensi maintainability dari suatu software? Jelaskan?

Maintainability didefinisikan sebagai kemudahan suatu software untuk dimengerti, diperbaiki, diadaptasi dan/atau dikembangkan. Maintainability dari suatu software dapat dipengaruhi oleh banyak faktor. Kecerobohan/kekurang hati-hatian dalam desain, coding, dan testing akan memberikan dampak negatif yang jelas untuk kemampuan pemeliharaan software yang dihasilkan. Faktor yang paling penting yang mempengaruhi maintainability adalah rencana untuk maintainability itu sendiri. Jika software dilihat sebagai elemen sistem yang akan diubah sewaktu-waktu, maka software yang berkemampuan untuk dipelihara akan dibuat.

Aktifitas maintenance antara lain mencakup :

  • Aktifitas Penambahan atau perbaikan produk software meliputi :

a)      Penambahan fungsi-fungsi baru

b)      Perbaikan tampilan dan modus interaktif

c)       Memperbaharui dokumen eksternal

d)      Memperbaharui karakteristik performansi dan sistem

  • Adaptasi produk dengan lingkungan operasional yang baru(hardware, sistem operasi, dll), mencakup :

a)      Pemindahan software ke hardware yang lain

b)      Modifikasi untuk dapat mempergunakan protokol tambahan, dll

  • Pembetulan permasalahan yang timbul, mencakup :

a)      pembenaran kesalahan yang timbul setelah produk software dipergunakan oleh user

Biasanya 70 % dari seluruh biaya pengembangan adalah untuk pemeliharaan. Dari seluruh biaya pemeliharaan, 60 % digunakan untuk anggaran penambahan atau perbaikan perangkat lunak, sisanya untuk adaptasi atau pembentulan.

Karakteristik software yang mudah dalam pemeliharaan antara lain : (1) Perangkat lunak dikerjakan per modul, (2) Perangkat lunak mempunyai kejelasan, (3) Dokumentasi internal yang baik dan jelas, (4) Dilengkapi dokumen-dokumen pendukung lainnya. Pemeliharaan juga mempengaruhi dokumen pendukung seperti : (1) Dokumen spesifikasi kebutuhan perangkat lunak, (2) Dokumen rancangan, (3) Dokumen rencana pengujian, (4) Prinsip pengoperasian, (5) Petunjuk pemakaian.

Pemeliharaan sistem berawal begitu sistem baru menjadi operasional dan berakhir masa hidupnya. Berdasarkan jenisnya, pemeliharaan software dibedakan menjadi :

1. Corrective Maintenance

Pemeliharaan ini untuk merespon terjadinya kesalahan-kesalahan saat produk dioperasikan baik berupa bug ataupun berupa output yang tidak sesuai dengan kebutuhan pengguna

2. Adaptive Maintenance

Pemeliharaan ini untuk merespon perubahan yang terjadi pada lingkungan yang mempengaruhi perangkat lunak tersebut (seperti perangkat keras, sistem operasi, prosedur bisnis, kebijakan, dll)

3. Perfective maintenance

Pemeliharaan ini untuk merespon permintaan tambahan berupa fungsi-fungsi baru yang muncul setelah pengguna melakukan uji coba perangkat lunak tersebut

4. Preventif maintenance

Pemeliharaan ini dilakuan untuk melakukan reengineering terhadap perangkat lunak agar lebih mudah diperbaiki, memiliki tingkat adaptasi yang tinggi dan mudah mengakomodasi munculnya kebutuhan baru.

REFERENSI

http://images.lie2phoet.multiply.multiplycontent.com/attachment/0/S1quMgooCkUAAAjbRAg1/bab_6_pemeliharaan_perangkat_lunak.pdf?nmid=312415906

http://ayuliana_st.staff.gunadarma.ac.id/…/Pertemuan+08+-+_Software+ Maintenance_.pdf


Posted in Sistem Informasi Manajemen by with comments disabled.
Skip to toolbar